900 Mahasiswa UTU Ikuti Kuliah Umum P3AI Secara Online
  • UTU News
  • 26. 04. 2020
  • 0
  • 730

MEULABOH - UTU | Sebanyak 900 lebih mahasiswa Universitas Teuku Umar (UTU) angkatan 2019 mengikuti kuliah umum yang diselenggarakan oleh Program Pengembangan Pendidikan Agama Islam (P3AI) UTU, Sabtu (25/4) bertepatan 2 Ramadhan 1441 H.

Kuliah umum yang diselenggarakan secara online ini mengangkat tema “Menata karakter unggul di Era digital” dilakukan melalui Live Instagram story @pusatp3ai.utu dari kediaman masing-masing. Hal ini dilakukan sebagai upaya keberlangsungan pembelajaran ditengah kondisi pandemi Covid-19.

Pelaksanaan kuliah umum sebagai tahapan terakhir program mentoring dalam pembelajaran P3AI UTU yang merupakan pusat pembinaan karakter dan spiritual mahasiswa UTU. Kuliah Umum ini diisi oleh dua orang narasumber yaitu, Sulaiman Ali, ST., MT dan Rita Hartati, S.Pd., M.Pd.

Sulaiman Ali selaku Ketua P3AI UTU mengatakan, Kuliah Umum ini diikuti oleh seluruh Mahasiswa Angkatan 2019 Universitas Teuku Umar dan beberapa mahasiswa dari angkatan 2018 yang belum menyelesaikan P3AI tahun yang lalu.

"Ada sebanyak 900-san mahasiswa yang melakukan Live secara lansung termasuk mentor P3AI dan 400-san mahasiwa yang melakukan siaran ulang untuk mendapatkan materi yang diberikan oleh narasumber dan pada sesi terakhir dilakukan diskusi tanya jawab dan game ilmu melalui Join Live Instagram," Terang Sulaiman Ali.

Lanjutnya, peserta sangat antusias mengikuti dan menjawab pertanyaan dan game ilmu yang diberikan, dari ratusan mahasiswa yang ingin bertanya melalui join live yang masuk, diambil beberapa mahasiswa yang tercepat dalam melakukan join live di instagram story.


Ada beberapa mahasiswa yang mendapatka kesempatan bertanya dan menjawab pertanyaan secara live, diantaranya Marlina Mahasiswi Prodi Manajemen FE UTU berasal dari Kota Subulussalam dengan menjawab game ilmu, Darma Andika Yudha Mahasiswa Prodi Kesehatan Masyarakat FKM UTU berasal dari Cikarang Jawa Barat dengan menjawab pertanyaan dan Muhammad Ahyani Yusuf berasal dari Wolya. Mereka melakukan live dari kediaman masing-masing.

Sejumlah cerita menarik dari perjuangan para mahasiswa untuk bisa mengikuti kuliah umum perdana secara live ini, salah satunya M. Ahyani Yusuf, mahasiswa prodi Agribisnis FP ini mengatakan di daerahnya kesulitan mendapatkan jaringan internet, untuk mengatasinya, ia begitu semangat bahkan sejak pukul 07.00 pagi sudah naik ke gunung untuk mendapatkan jaringan agar bisa ikut serta kuliah umum. Menurut Sulaiman Ali, M. Ahyani Yusuf ini selalu aktif melaksanakan pembelajaran P3AI setiap hari sabtu.

Selain itu, beberapa mahasiswa yang aktif baik bertanya maupun yang menjawab pertanyaan, nantinya akan diberikan Buku dan Sertifikat Penghargaan. Lanjut Dosen Teknik Mesin ini.

Diantara materi yang disampaikan oleh Sulaiman Ali adalah Sepuluh kualitas karakter yang harus dimiliki oleh mahasiswa UTU, yaitu ketulusan, kerendahan hati, kesetiaaan, positive thinking, keceriaan, bertanggung jawab, percaya diri, kebesaran jiwa, easy going dan empati.

Sulaiman Ali juga menyampaikan Al adabu fauqal ilmi, pencapaian dari sebuah ilmu itu adalah untuk membentuk seseorang yang berkarakter dalam hal ini tentu saja memiliki adab, akhlak yang baik dan akhlakul karimah.

Sedangkan sesi kedua dilanjutkan oleh Rita Hartati yang menjelaskan tentang Rasulullah Qudwatuna, Rasul sebagai taulada kami, pentingnya iman kepada rasul dan menjelaskan tentang keteladanan Rasulullah SAW.

Sementara itu, Rektor Universitas Teuku Umar Prof. Dr. Jasman J Ma’ruf, SE, MBA mengapresiasi kegiatan Kuliah Umum yang dilaksanakan oleh Tim P3AI UTU semoga mahasiswa UTU menjadi mahasiswa dan lulusan yang berkarakter mulya, kreatif dan inovatif.

Dihubungi terpisah, Ketua Satgas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 UTU, Dr. Mursyidin, MA yang juga Wakil Rektor III UTU bidang Kemahasiswaan dan Alumni mengatakan langkah yang dilakukan oleh unit P3AI UTU sudah tepat sesuai dengan SOP Pencegahan Covid-19.

"Metode kuliah umum yang dilakukan P3AI UTU ini sangat bagus, dan kita juga mengapresiasi semangat belajar yang ditunjukkan oleh mahasiswa yang berada di daerah yang kesulitan jaringan internet, yang paling penting mereka harus menjaga keselamatan diri, jaga kesehatan, jaga jarak dan tetap dirumah." Pesan Dr. Mursyidin. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).

Komentar :

Lainnya :